EcoBALL

Kamis, 16 Februari 2012

Posted by Haryo-no 23.13, under | No comments



Rabu, 08 Februari 2012

Lagu dan tepuk TPA

Posted by Haryo-no 22.45, under | No comments

MACAM TEPUK DAN LAGU SANTRI TPA

1. AMAL APA
( Lagu : Sedang apa )
Amal apa. Amal apa, yang disukai Allah
Bersholatlah, bersholatlah, tepat pada waktunya
Apa lagi, apa lagi, yang disukai Allah
Berbaktilah, berbaktilah pada ibu dan ayah
Apa lagi, apa lagi yang disukai Allah
Sholawatlah, sholawatlah pada Nabi Muhammad
Apa lagi, apa lagi yang disukai Allah
Berjuanglah, berjuanglah, berjuang di jalan Alla
2. MARI-MARILAH SHOLAT
( Lagu : Naik-naik ke puncak )
Sayang-sayang adikku sayang
Mari-marilah sholat
Satu hari lima kali sujud pada Illahi
Satu hari lima kali sujud pada Illahi
Mari-mari, marilah sholat
Lima kali sehari
Subuh Dhuhur Asar Maghrib
Isya’ kembali ke Shubuh lagi
Subuh Dhuhur Asar Maghrib
Isya’ kembali ke Shubuh lagi

3. IKRAR KITA
(Lagu : Bintang Kecil )
Tuhan kita, Allahu Ar Rohim
Nabi kita, Muhammad Al Amin
Kitab kita, Al Qur’anul Karim
Teman kita, sesama muslimi4. SANTRI KECIL
(Lagu : Bintang Kecil )
Santri kecil di masjid yang indah
Bawa Qur’an dan bawa sajadah
Rajin ngaji dan rajin ngibadah
Pakai peci dan busana muslimah
Santri kecil TPA TQA
Bawa Iqro' dan AL Qur’an
Rajin sholat dan rajin mengaji
Sayang kawan tak suka bermusuha
5. AGAMAKU ISLAM
( Lagu : Topi saya bundar )
Agamaku Islam, Islam agamaku
Kalau bukan Islam, bukan agamaku
Tuhan saya Allah, Allah Tuhan saya
Kalau bukan Allah, bukan Tuhan saya
Tuhan saya satu, satu Tuhan saya
Kalau tidak satu, bukan Tuhan saya
6. RUKUN ISLAM
( Lagu : Balonku ada lima )
Rukun Islam yang lima
Syahadat, sholat, puasa
Zakat untuk si papa
haji bagi yang kuasa
Siapa yang tak sholat ( nar ….. )
Siapa yang belum zakat
Kan rugi di akhirat
Allah pasti melakna
7. ALLAH MAHA ESA
( Lagu : Balonku ada lima )
Allah yang Maha Esa
Pemurah dan Pencipta
Tempat hamaba meminta
Memuji dan berdoa
Beriman dan berakal
Untuk bekal hidupku
Ikhtiyar dan tawakal
Itulah usahaku
8. TUHAN HANYA SATU
( Lagu : Balonku ada lima )
Tuhanku hanya satu
Tiada bersekutu
Dia tidak berputra
Tidak pula berbapa
Siapa bilang tiga door !
Itu musyrik namanya
Orang seperti dia
Nerakalah tempatnya
9. SHOLAT DAN ZAKAT
( Lagu : Panjang umurnya )
Sholat bersama, sholat bersama
Sholat bersama lebih mulia
Lebih mulia, lebih mulia
Membayar zakat, membayar zakat
Membayar zakat juga utama
Juga utama, juga utama
Rajin mengaji, rajin mengaji
Rajin mengaji juga mulia
Juga utama, juga utama
10. MARI MENGAJI
( Lagu : Naik delman )
Tiap sore hari ku rajin dating mengaji
Dengan kawan-kawan, tuk jadi anak terpuji
Di samping mengaji, diajar pula menyanyi
Agar hati ini selalu dekat Illahi
Yo kawan-kawan, marilah kita mengaji
Yo kawan-kawan, marolah kita mengaji
11. ALLAH MAHA ESA
( Lagu : Burung kakak tua )
Allah Maha Esa, Allah Maha Kaya
Allah Maha Sayang, Allah Maha Kuasa
Allah, Allah, Allahu akbar
Allah, Allah, Allahu akbar
Allah, Allah, Allahu akbar
Allah Maha Besar
Allah Maha Besar, Allah Maha Kekal
Allah Maha Esa, Allah yang sempurna
Allah, Allah, Allahu akbar
Allah, Allah, Allahu akbar
Allah, Allah, Allahu akbar
Allah Maha Besar
12. SANTRI TPA
( Lagu : Warung pojok )
Hijau muda seragamnya ( menawan )
Pakai jilbab di kepala ( cantiknya )
Qiro’aty bawaannya
Cinta Al Qur’an orangnya
Aduh gantengnya, aduh cantiknya
Aduh anggunnya, baik budi pekertinya
13. MARI SHOLAT
( Lagu : Gelang sipatu gelang )
Sholat, marilah sholat
Mari sholat bersama-sama
Barang siapa yang tidak sholat
Yang tidak sholat mendapat siksa
14. CARA WUDLU
( Lagu : Naik-naik ke puncak )
Mari kawan kita belajar
Cara wudlu yang benar
Yang pertama baca basmalah
Dua basuh telapak tangan
Yang ketiga berkumur-kumur
Sambil membasuh lubang hidung
Yang keempat membasuh muka
Lalu membasuh tangan
Dahulukan tangan yang kanan
Baru tangan yang kiri
Usap kepala langsung telinga
Cukup sekali saja
Yang kelima membasuh kaki
Hingga ke mata kaki
Dahulukan kaki yang kanan
Baru kaki yang kiri
Jangan lupakan baca syahadat
Agar wudlu sempurna
15. JALAN MASUK SYURGA
( Lagu : Satu-satu )
Satu-satu aku cinta Allah
Dua-dua cinta Rasulullah
Tiga-tiga cinta orang tua
Satu, dua, tiga jalan masuk syurga

16. RUKUN IMAN
( Lagu : Satu-satu )
Rukun iman enam perkara
Yang pertama iman kepada Allah
Yang kedua Malaikat-Nya
Yang ketiga Rasul-rasul-Nya
Yang keempat Kitab-kitab-Nya
Yang kelima hari Qiamat
Yang keenam Qodho dan Qodhar
Semua datang dari Allah 2x
17. 25 RASUL
( Lagu : Sorak-sorak bergembira )
Adam, Idris, Nuh, Hud, Sholeh
Ibrahim, Luth, Ismail
Ishaq, Ya’qub, Yusuf, Ayyub
Syu’aib, Harun, Musa
Dzulkifli, Daud, Sulaiman
Ilyas, Ilyasa, Yunus
Zakaria, Yahya, Isa
Muhammad Nabi kita
18. KITAB AL QURAN
(Lagu : Layang-layang )
Ku ambil kita Al Qur’an
Ku baca dan kuartikan
Ku simak dan ku renungkan dengan tenang
Ku jadikan pedoman
Berlatih berlatih
Berlatih membaca Al Qur’an
Berlatih dan ku ajak kawan-kawan
Hati gembira dan senang
19. MUHAMMAD RASULULLAH
( Lagu : Apuse )
Muhammad Rasulullah
Penutup Nabi dan Rasul
Sebagai rahmad bagi alam raya
Muhammad Rasulullah
Pemimpin di akhir zaman
Sholawat serta salam kami untukmu
Ya Muhammad, Rasulullah
Ya Muhammad, hamba Allah
Muhammad Rasulullah
Teladan bagi ummatnya
Al Qur’an firman Allah pedomannya
Muhammad Rasulullah
Jasamu amatlah besar
Mari kita teruskan ajarannya

20. RUKUN ISLAM
( Lagu : Siapa suka hati )
Katakan rukun Islam yang pertama ( Syahadat )
Katakan rukun Islam yang kedua ( Sholat )
Ketiganya puasa, keempat membayar zakat
Kelima pergi haji naik pesawat wus… wus…

21. DISINI ISLAM DISANA ISLAM
( Lagu : Disini senang di sana senang )
Disini Islam disana Islam
Dimanapun aku tetap Islam
Sekarang Islam, besokpun Islam
Sampai matipun ku tetap Islam
Dimanapun tetap Islam, Islam jaya dimanapun
Tetap Islam, Islam jaya dimanapun

22. I Q R O
( Lagu : Disini senang di sana senang )
Disini Iqro’ disana Iqro’
Dimana-mana bacalah Iqro’
Di sekolah baca, di rumah baca
Di mana-mana bacalah Iqro’
حَ جَ ثَ تَ بَ اَ
صَ شَ سَ زَ رَ ذَ دَ
قَ فَ غَ عَ ظَ طَ ضَ
يَ ءَ هَ وَ نَ مَ لَ كَ

23. SANTRI KECIL
( Lagu : Pelangi koes plus )
Kulihat santri kecil di sore hari
Ia rajin mengaji sambil bernyanyi
Santri kecil-santri kecil
Rajin-rajinlah mengaji
Mengabdi pada Illahi
Untuk bekal hari nanti

24. SUARA ADZAN
(Lagu : Kring-kring-kring ada sepeda)
Terdengar suara adzan,
Tanda panggilan sholat
Tundalah kegiatan,
Marilah beribadat
Dengar seruan qomat,
Sholatkan dimulai
Khusyu’ waktu ibadah
Ikhlas di dalam hati

25. AL QURAN
(Lagu : Soleram)
Al Qur’an, Al Qur’an
Al Qur’an firman Tuhan
Kitab suci menjadi pedoman kawan
Pelajari serta diamalkan
Kitab suci menjadi pedoman kawan
Pelajari serta diamalkan

26. MARI KITA SHOLAT
( Lagu : Matahari terbenam )
Ayo kawan semua, mari kita sholat
Tinggalkan permainan, kerjakan ibadah
Ayo … ayo…. ayo mari kita sholat
Ayo … ayo … ayo kerjakan ibadah

27. PERGI MENGAJI
( Lagu : Matahari terbenam )
Menjelang sore hari, ku pergi mengaji
Kubawa Qiro’aty, dengan senang hati
Ayo…ayo… ayo kita mengaji
Ayo…ayo… ayo kita mengaji


29. WAKTU DAN REKAAT SHOLAT
(Lagu : Bangun tidur)
Sholat Shubuh di pagi hari
Sholat Dhuhur di siang hari
Sholat Asar di sore hari
Maghrib, Isya’ di malam hari
Sholat Subuh dua rekaat
Dhuhur ‘Asar empat rekaat
Sholat Maghrib tiga rekaat
Sholat Isya’ empat rekaat

30. MENGAJI AL QUR AN
(Lagu : Heli anjing kecil)
Mari mengaji Al Qur’an
Dengan ustadz ustadah
Ikuti dan perhatikan
Jangan banyak bercanda
Ingat, Hei teman
Hormati Al Qur’an
Ayo, hei teman
Kita mengamalkan

31. AKU ANAK ISLAM
(Lagu : Aku anak sehat)
Aku anak Islam rajin sembahyang
Karena bimbingan ibu tersayang
Semenjak aku kecil, slalu ikut mengaji
Sehingga mengerti ajaran Ilahi
Senang hati ibu melihat aku
Tak lupa mengaji setiap waktu
Bila aku belajar ibu slalu ihtiar
Membimbingku belajar jadi anak yang pintar

32. MASUK PENGAJIAN
(Lagu : Lagi bilaman)
Ayo, kawan-kawan kita bergandeng tangan
Besama-sama masuk ke pengajian
Ayo, ayo , ayo
Ayo, ayo, ayo
Bawa Qiro’aty dan Al Qur’an
Jangan sampai ketinggalan
Duduk tertib mendengarkan

33. CINTA ISLAM
( Lagu : Desaku)
Islamku yang kucinta
Kujaga selalu
Membuat ku bahagia
Dan ingin menyatu
Tak akan kulupakan
Tak akan bercerai
Selalu kudambakan
Islamku yang damai

34. NGAJI SAMA-SAMA
( Lagu : Cublak-cublak suweng )
Ngaji sama-sama, yang ramai tidak bisa
Yang ngantuk tidak dengar, yang nganggu tak disuka
Bismillah ayo ngaji, bismillah ayo ngaji
Ayo-ayo ngaji, ngajine sing tenanan
Ora pareng gojegan
Lungguhe anteng-antengan
Sing rame kancane syetan
Bismillah ayo ngaji, bismillah ayo ngaji

35. SIAPA TAHU
( Lagu :Nama-nama rasa )
Siapa tahu nama Tuhan kita
Allah Allah Allah Azawajala
Siapa tahu nama Nabi kita
Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam
Cobalah katakan apa kitab kita
Alqur’an namanya
Sesama muslim itu teman kita
Kalau musuh kita adalah setan

36. MENUNTUT ILMU
( Lagu : Bebek-bebekku )
Teman-temanku, mari-kemari
Ikutlah aku menuntut ilmu
Disana kita ngaji bersama
Tuk bekal hidup nanti diakhiratnya
Yo ikut, yo ikut ngaji bersama
Belajar Al Qur’an dengan gembira

38. ALLAH TUJUAN KITA
(Lagu : Semut-semut kecil)
+ Wahai santri-santri
Ustadz mau tanya
Siapa Tuhanmu, siapa Nabimu, dan apa kitabmu ?
= Ustadz baik hati
Kami kan menjawab
Allah Tuhanku, Muhammad Nabiku, Al Qur’an kitabku
Alhamdulillah kalian tahu
Alhamdulillah kalo begitu
+ Wahai santri-santri
Ustadz tanya lagi
Siapa temanmu, siapa musuhmu, harus bagaimana ?
= Ustadz baik hati
Kami kan menjawab
Muslim temanku, Syetan musuhku wajib dijauhi
Allah ta’ala tujuan kita
Nabi Muhammad teladan kita
Al Qur’an karim, pedoman kita
Iman dan taqwa bekal utama
La la la la la la la la la 2x
La la la la la la la la la 2x

39. MASYITHOH
Wahai Masyithoh putrid Islam yang mulia
Imannya teguh pada Allah Taala
Fir’aun tahu serta marah kepadanya
Lalu disiksa dengan kejam tak terkira
Masyithoh sholeh diberi hukuman yang mengerikan
Tak gentar dengan rela hati
Allahu Akbar 2x


41. SHOLAT WAJIB
Tak lupa tugasku setiap hari
Sembahyang wajibku yang lima kali
Shubuh Dhuhur ‘Ashar Maghrib dan Isya’
Tak mungkin aku lupakan slama-lamanya

42. SYAHADAT
Asyhadu alla illaha illa Allah
Waasyhadu anna Muhammadar rasulullah
Saya bersaksi tiada Tuhan selain Allah
Dan saya bersaksi Muhammad utusan Allah

43. CIPTAAN ALLAH
Bila kupandang langit dan bumi
Alam semesta ini
Semua ciptaan yang Esa
Ya ….. Allah
Firman-Mu bagai sinar yang terang
Menuju kebenaran
Jauhkan aku dari siksaan
Ya ….. Allah
Pengasih dan penyayang
Pada semua insane
Memuji selalu nama-Mu
Allah, Allah, Allah

44. ANGGOTA BADAN
Kita hafalkan bersama
Nama-nama anggota badan
Dalam bahasa Arab
Kepala rokshun, rambut sya’run
Kening jabkhotun, mata ‘ainun
Hidung anfun, telinga udzunun
Dada shodrun, leher unuqun
Famun mulut, shofkhotun bibir
Sinun gigi, lisanun lidah
Bagnun perut, rijlun kaki
Yadun tangan, ashobiun jari-jari

45. BULAN HIJRIAH
Mari kawan semua, kita menghafalkan
Dua belas nama bulan dalam tahun Hijriayah
Satu Muharrom, kedua Shafar
Taga Robiul awal, empat Rabiul tsani
Lima Jumadil ula, enam Jumadil tsaniyah
Ketujuh bulan rojab, delapan bulan Sya’ban
Sembilan Romadhon, sepuluh bulan Syawal
Sebelas Dzulqoidah, Duabelas Dzulhijah

46. ALHAMDULILLAH PUNYA MATA
Alhamdulillah, alhamdulillah
Aku punya mata
Mataku indah mataku bersih
Oh Alhamdulillah
Dapat kulihat dapat kupandang
Pemandangan indah
Aku bersyukur Alhamdulillah
Terimakasih Allah

47. 10 MALAIKAT ALLAH
10 Malaikat Allah
Jibril pembawa wahyu
Mikail pembagi rizqi
Isrofil peniup sangka kala
Izroil pencabut nyawa
Munkar dan Nakir penanya di kubur
Rqib dan Atid pencatat amal
Malik penjaga di Neraka
Ridwan penunggu Syurga
10 Malaikat Allah

48. ALLAH MAHA MELIHAT
Allah Maha Melihat hat … hat…
Semua perilakumu mu… mu…
Allah Maha Mendengar ngar…ngar…
Semua perkataanmu mu…mu…
Ayo kita waspada da…da…
Jangat berbuat dosa sa…sa…
Ingat ingat selalu lu…lu…
Allah mengawasimu mu…mu…

49. RUKUN ISLAM DAN IMAN
Rukun Islam ada lima
Pertama ucap dua kalimat syahadat
Keduanya sholat ketiga berpuasa
Keempat zakat kelima naik haji
Rukun Iman ada enam
Percaya Allah, percaya pada malaikat
Percaya Kitab Allah serta Nabi dan Rasul
Percaya kiamat qodho dan qodar
Rukun Islam harus dikerjakan
Rukun Iman diyakini

50. I PI YA
Ipiyaa ya ya ipiye
Aku dadi cah Islam wae
Yen awan tak pikerke
Yen wengi tak impekke
Imanku san soyo kuwate
Ayo konco ayo konco
Iki wis arep sasi poso
Mulo padha nindhakno
Iku sifat satriyo
Bedho karo sifate buto

51. BELAJAR NGAJI
Saya ingin belajar Bu
Belajar di TPA
Perlu cari ilmu Bu
Ilmu yang berguna
Blajar mengkaji Qur’an Bu
Ilmu yang sempurna
Besok untuk bekal Bu
Kecil sampai tua
Sungguh Qur’an itu Bu
Petunjuk manusia
Agar bahagia Bu
Dunia akhiratnya

52. SHOLAT
Sholat iku penggawe mulyo
Laku gampang ora rekoso
Lan ngilangake laku kang nistha
Mumpung isih pada ana ndonya
Tindake Nabi wajib den turut
Nyembah Allah kelawan sujud
Lan nindakake laku kang becik
Ngedohi laku alo lan musyrik

53. MESEMMA
Mesemmaaa……..
Yen ora bisa kandha
Mesemmaaa……..
Yen ora pati cetha
Mesemmaaa……..
Nadyan atimu rada gelo
Mesemmaaa……..
Ngiras kanggo tamba
Mesemmaaa……..

54. BOCAH CILIK
Bocah cilik-cilik
Lungguh tharik-tharik
Sandangane resik
Tumindake becik
Allah Pangeranku
Muhamamd Nabiku
Islam agamaku
Al Qur’an kitabku

55. DOA IBU
Sejak kecil kudiasuh
Oleh ayah dan ibu
Tak pernah dia mengeluh
Malam kudijaga
Pesan dari ibu guru
Kuingat selalu
Do’akanlah orang tua
Biar masuk syurga
Oh Tuhan, oh Tuhanku
Dengarlah do’aku
Kasihinilah ayah dan ibu
Dan ampunilah dosanya

56. NABI YUNA
Nabiyuna Nabi Muhamamd
Ismu abi sayyid Abdullah
Ummuhu sayyidah Aminah
Wahyuwayyulladu bi Makkah
Yaumul Isnain qobla subhi
Syahrul April yaumul ‘Asyiri
Amun fiil maulidun Nabi
Khomsun mi’ah wahid wa sab’iin
Nabiku Nabi Muhammad
Ingkang romo sayyid Abdullah
Ingkang ibu Siti Aminah
Miyos dalem wonten ing Mekkah
Dino Senen ing wayah subuh
Sasi April tanggal rong puluh
Tahun Fill miyose Nabi
Limo pitu siji tahun Masehi

57. ALLAHU AKBAR
Allahu akbar, Allahu Akba
Allahu akbar, Allahu Akbar
Esuk-esuk uthuk-uthuk
Gununge katon ngregunuk
Genduk ojo ngantuk
Kae adzane wis nyeluk
Allahu akbar, Allahu Akbar
Allahu akbar, Allahu Akbar
Sisih wetan bang nerawang
Ojo padha ongkang-ongkang
Kakang menyang mblumbang
Sesuci nuli sembahyang
Allahu akbar, Allahu Akbar
Allahu akbar, Allahu Akbar

58. ALLAH MAHA WELAS
Duh Gusti nyuwun kawelasan
Dateng sadaya kesaenan
Duh Dzat kang welas
Lan kang ngapura
Mugi ngapunten
Ing dosa kita

59. ASSALAAMU ‘ALAIKUM
Assalaamu ‘alaikum
Wa’alaikum salam
Semoga sejahtera
Atas karunia-Nya

60. BISMILLAH HIRRAHMAANIRROHIIM
Bismillahirrohmaanirrohiim
Dengan jalan rahmat dan kasih-Nya
Mereka yang beriman mereka yang bertakwa
Senantyasa dalam nikmat Allah

MACAM-MACAM TEPUK

1. TEPUK ISLAM
Tepuk Islam
( X X X ) agamamu ( X X X ) Islam
( X X X ) Tuhanmu ( X X X ) Allah
( X X X ) Nabimu ( X X X ) Muhammad
( X X X ) Kitabmu ( X X X ) Al Qur’an
( X X X ) temanmu ( X X X ) muslim
( X X X ) musuhmu ( X X X ) syetan

2. TEPUK TENANG
Tepuk tenang
( X X X ) te ( X X X ) nang
( X X X ) tenang sedakep Mendel cep.

3. TEPUK KHOLIFAH
Tepuk Kholifah
( X X X ) pertama ( X X X ) Abu Bakar
( X X X ) kedua ( X X X ) Umar
( X X X ) ketiga ( X X X ) Usman
( X X X ) keempat ( X X X ) Ali

4. TEPUK RUKUN ISLAM
Tepuk rukun Islam
( X X X ) pertama ( X X X ) syahadat
( X X X ) kedua ( X X X ) shalat
( X X X ) ketiga ( X X X ) puasa
( X X X ) keempat ( X X X ) zakat
( X X X ) kelima ( X X X ) haji

5. TEPUK RUKUN IMAN
Tepuk rukun Iman
( X X X ) pertama ( X X X ) pada Allah
( X X X ) kedua ( X X X ) Malaikat
( X X X ) ketiga ( X X X ) Kitab-Nya
( X X X ) keempat ( X X X ) Nabi-Nya
( X X X ) kelima ( X X X ) Hari Kiamat
( X X X ) keenam ( X X X ) Taqdir

6. TEPUK AL QUR’AN
( X X X ) pertama ( X X X ) Al Fatihah
( X X X ) kedua ( X X X ) Al Baqorah
( X X X ) ketiga ( X X X ) Ali Imran
( X X X ) keempat ( X X X ) An Nisa’
( X X X ) kelima ( X X X ) Al Maidah
( X X X ) keenam ( X X X ) Al An’am
( X X X ) ketujuh ( X X X ) Al A’raf
( X X X ) kedelapan ( X X X ) Al Anfal
( X X X ) kesembilan ( X X X ) At Taubah
( X X X ) kesepuluh ( X X X ) Yunus

7. TEPUK ISTIQOMAH
( X X X ) Aku ( X X X ) Anak Islam
( X X X ) Slalu bangga ( X X X ) dengan Islam
( X X X ) Jadi mentri ( X X X ) tetap Islam
( X X X ) Jadi mantri ( X X X ) tetap Islam
( X X X ) Pak polisi ( X X X ) tetap Islam
( X X X ) Sampai mati ( X X X ) tetap Islam
( X X X ) Islam Islam yes.

8. TEPUK ISLAM JAYA
( X X X ) I ( X X X ) S
( X X X ) L ( X X X ) A
( X X X ) M ( X X X ) Islam …. Jaya.

9. TEPUK SHOLAT
( X X X ) Lima waktu ( X X X ) kulakukan
( X X X ) Hati riang ( X X X ) jiwa lapang
( X X X ) Subuh ( X X X ) Dhuhur
( X X X ) Ashar ( X X X ) Maghrib
( X X X ) Isya’ ( X X X ) tak pernah
( X X X ) kutinggalkan

10. TEPUK PANJI ISLAM
Panji Islam kan datang ( X X X hey )
Umat Islam kan menang ( X X X hey )
Tak henti kami berjuang ( X X X hey )
Agar panji Islam menjulang ( X X X hey )

Jumat, 03 Februari 2012

Mars TKA TPA

Posted by Haryo-no 16.55, under | No comments


Cip. Tasyrifin Karim

Gema Tulis Baca Al-Qur'an Membahana
Gegap Gempita di Penjuru Nusantara
di Ufuk Timur Fajar Terang nan Berseri
Seiring Tegaknya Generasi Qur'ani

Berbahagialah Insan yang Beriman
Kedudukan Tinggi di Hadapan Allah
Putra-Putri Islam Bangkitlah Serentak
Membina Pribadi Insan nan Islami

Tegak Berdiri Santri TKA-TPA
Rajin Mengaji Mengamalkan Qur'an Suci
Berbakti Pada Allah serta Ibu Bapak
Berbudi Luhur Menjunjung Martabat bangsa
***

Kamis, 01 Desember 2011

10 Negara Berpenduduk Muslim Terbesar Dunia.

Posted by Haryo-no 19.32, under , | No comments

1. Indonesia : 182,570,000 an muslim
Indonesia merupakan negara Muslim terbesar di seluruh dunia. Meskipun 88% penduduknya beragama Islam, Indonesia bukanlah negara Islam. Muslim di Indonesia juga dikenal dengan sifatnya yang moderat dan toleran. Pada tahun 30 Hijri atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, abad demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah.

2. Pakistan : 134,480,000 an muslim
Pakistan adalah sebuah negara yang terletak di Asia Selatan. Dengan lebih dari 150 juta penduduk, Nama Pakistan diambil dari awalan daerah Punjab, Afghan, Kashmir, Sind dan Baluchistan. Sedangkan dalam bahasa Persi Pak berarti suci dan Stan bermakna negara sehingga para pendiri Pakistan mengharapkan adanya negara suci menurut ajaran Islam.

3. India : 121,000,000 an muslim
Islam adalah agama yang kedua terbesar kedua setelah agama Hindu (80.5%). Ada sekitar 174 juta Muslim, 16.4% dari jumlah penduduk. Sejak pengenalannya ke India, Islam telah membuat penyumbangan keagamaan, kesenian, falsafah, kebudayaan, kemasyarakatan dan politik kepada sejarah, warisan dan kehidupan India.

4. Bangladesh : 114,080,000 an Muslim
Islam adalah agama terbesar Bangladesh, yang muslim penduduk lebih dari 130 juta dan merupakan hampir 88% dari total jumlah penduduk, berdasarkan sensus 2001. Islam datang ke wilayah Bengal sejak abad ke-13, terutama oleh kedatangan para pedagang Arab, Persia Saints dan penaklukan daerahl Salah satu yang terkenal adalah suci Islam, Shah Jalal.

5. Turki : 65,510,000 an Muslim
Daerah yang terdiri dari Turki moden mempunyai tradisi Islam yang lama dan kaya melatar belakang ke zaman permulaan Seljuk dan Empayar Uthmaniyyah. Orang Turki secara kebudayaan dan sejarah adalah umat Islam.

6. Iran : 62,430,000 an Muslim
Sejarah awal Iran meliputi negara Iran dan juga negara-negara tetangganya yang mempunyai persamaan dalam kebudayaan dan bahasa. Ketika itu, negara-negara ini diperintah oleh kekaisaran-kekaisaran seperti Media dan Akhemenid. Sassania adalah kekaisaran Persia terakhir sebelum kedatangan Islam. Kemudian Persia bergabung menjadi sebagian khilafah Islam awal.

7. Mesir : 58,630,000 an Muslim
Islam menyentuh wilayah Mesir pada 628 Masehi. Ketika itu Rasulullah mengirim surat pada Gubernur Mukaukis -yang berada di bawah kekuasaan Romawi-mengajak masuk Islam. Rasul bahkan menikahi gadis Mesir, Maria. Pada 639 Masehi, ketika Islam di bawah kepemimpinan Umar bin Khattab, 3000 pasukan Amru bin Ash memasuki Mesir dan kemudian diperkuat pasukan Zubair bin Awwam berkekuatan 4000 orang. Mukaukis didukung gereja Kopti menandatangani perjanjian damai. Sejak itu, Mesir menjadi wilayah kekuasaan pihak Islam. Di masa kekuasaan Keluarga Umayah, dan kemudian Abbasiyah, Mesir menjadi salah satu provinsi seperti semula. Khalifah Muiz membangun Masjid Besar Al-Azhar (dari “Al-Zahra”, nama panggilan Fatimah) yang dirampungkan pada 17 Ramadhan 359 Hijriah, 970 Masehi. Inilah yang kemudian bekembang menjadi Universitas Al-Azhar sekarang, yang juga merupakan universitas tertua di dunia saat ini.

8. Nigeria : 53,000,000 an Muslim
Islam dianut oleh 50% dari total penduduk Nigeria, Penyebaran Islam di Nigeria dibagi dalam tiga periode, yaitu periode Trans Sahara dan Afrika Utara, periode Atlantik dan periode kemerdekaan. di samping melakukan perdagangan, para pedagang Muslim juga memperkenalkan misi utama ajaran Islam, yaitu mengembangkan perdamaian, keadilan dan kesejahteraan.

9. Algeria (Al-Jazair) : 30,530,000 an Muslim
Islam pertama kali dibawa ke Aljazair oleh Bani Umayyah setelah invasi dinasti dari Uqba bin Nafi, dalam berlarut-larut proses penaklukan dan konversi yang membentang 670-711. Namun, seperti di Timur Tengah itu sendiri, mereka berusaha untuk menggabungkan baru mereka Islam dengan perlawanan terhadap aturan luar negeri kekhalifahan - sebuah ceruk yang Khawarij dan Syiah "ajaran sesat" diisi dengan sempurna.

10. Maroko : 28,780,000 an Muslim
Maroko modern pada abad ke-7 M merupakan sebuah wilayah Barbar yang dipengaruhi Arab. Bangsa Arab yang datang ke Maroko membawa adat, kebudayaan dan ajaran Islam. Sejak itu, bangsa Barbar pun banyak yang memeluk ajaran Islam.

Mudah-mudahan ke depan, umat muslim benar-benar berkualitas dan mengambil peran penting bagi arah kehidupan yang lebih baik.

Rabu, 12 Oktober 2011

Hukum Bacaan Nun Mati/ Tanwin

Posted by Haryo-no 23.53, under ,, | No comments


Hukum Bacaan Nun Mati/ Tanwin

Nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) jika bertemu dengan huruf-huruf hijaiyyah, hukum bacaannya ada 5 macam, yaitu:

1. Izhar (إظهار)

Izhar artinya jelas atau terang. Apabila ada nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) bertemu dengan salah satu huruf halqi (ا ح خ ع غ ه ), maka dibacanya jelas/terang.

Idgham (إدغام)

2. Idgham Bighunnah (dilebur dengan disertai dengung)


Yaitu memasukkan/meleburkan huruf nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) kedalam huruf sesudahnya dengan disertai (ber)dengung, jika bertemu dengan salah satu huruf yang empat, yaitu: ن م و ي

3. Idgham Bilaghunnah (dilebur tanpa dengung)

Yaitu memasukkan/meleburkan huruf nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) kedalam huruf sesudahnya tanpa disertai dengung, jika bertemu dengan huruf lam atau ra (ر، ل)

4. Iqlab (إقلاب)


Iqlab artinya menukar atau mengganti. Apabila ada nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ / نْ) bertemu dengan huruf ba (ب), maka cara membacanya dengan menyuarakan /merubah bunyi نْ menjadi suara mim (مْ), dengan merapatkan dua bibir serta mendengung.

5. Ikhfa (إخفاء)


Ikhfa artinya menyamarkan atau tidak jelas. Apabila ada nun mati atau tanwin (ـًـٍـٌ /نْ) bertemu dengan salah satu huruf ikhfa yang 15 (ت ث ج د ذ س ش ص ض ط ظ ف ق ك ), maka dibacanya samar-samar, antara jelas dan tidak (antara izhar dan idgham) dengan mendengung.

Minggu, 28 Agustus 2011

Doa Akhir Ramadhan

Posted by Haryo-no 06.02, under , | No comments


Salah satu adab melepas bulan Ramadhan sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para pengikutnya adalah membacakan Doa Perpisahan.

Doa Perpisahan tersebut sebaiknya dibaca pada malam terakhir Ramadhan. Namun, sekiranya ada kekhawatiran malam terakhir Ramadhan akan berlalu tanpa diketahui, maka dianjurkan untuk membacanya pada kedua malam terakhir Ramadhan
Doa 1
Dari Jabir bin Abdillah ra dari Muhammad al Mustafa SAW: Beliau bersabda, “Siapa yang membaca doa ini di malam terakhir Ramadhan, ia akan mendapatkan salah satu dari dua kebaikan: menjumpai Ramadhan mendatang atau pengampunan dan rakhmat Allah.”

“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai puasa yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau berketetapan sebaliknya, maka jadikanlah puasaku ini sebagai puasa yang dirakhmati bukan yang hampa semata”

Doa 2
“Ya Allah, dalam kitab yang Kau wahyukan (kepada Nabi Muhammad SAW), Engkau berfirman: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang diturunkannya Al Qur’an di dalamnya”. Tetapi sebentar lagi berlalu. Aku mohonkan padaMu dengan perantaraan WajahMu yang mulia, dengan perantaraan kalimat-kalimatMu yang sempurna, seandainya masih tersisa padaku dosa yang belum Kau ampuni, atau dosa yang (menyebabkan) aku disiksa karenanya (hingga) terbitnya fajar malam ini, atau hingga berlalunya bulan ini, maka ampunilah semuanya, wahai Dzat Yang Paling Pengasih dari semua yang mengasihi.

Ya Allah, bagiMu segala pujian. Segala pujian yang telah Kau ucapkan untuk diriMu sendiri, segala pujian sungguh-sungguh yang diungkapkan hambaMu yang bijak dan senantiasa berzikir dan bersyukur kepadaMu. Merekalah orang-orang yang telah Kau bantu menunaikan hak-hakMu dari sebagian makhlukMu yang tersebar di alam ini, baik dari kalangan malaikat yang dekat denganMu ataupun nabi-nabi yang telah Engkau utus ataupun orang-orang yang berfikir ataupun dari kalangan mereka yang bertasbih kepadaMu.

Sungguh, Engkau telah mengantar kami ke bulan Ramadhan ini dan telah mengaruniai kami kenikmatan dan anugerah. Engkau telah menampakkan kemurahan dan pemberianMu. Karenanya, padaMu bermuara segala sanjungan yang abadi, kekal, dan menetap selamanya. Betapa agung sebutanMu.

Tuhanku, bantulah aku menjalani bulan Ramadhan sehingga Engkau sempurnakan puasa, shalat dan segala kebaikan, syukur dan dzikir kami di bulan ini. Oh Tuhanku, terimalah puasaku dengan sebaik-baiknya penerimaan, perkenanan, maaf, kemurahan, pengampunan, dan hakikat keridaanMu. Sehingga Kau memenangkan aku dengan segala kebaikan yang dituntut, segala anugerah yang Kau curahkan di bulan ini. Selamatkanlah aku di dalamnya dari kekhawatiran terhadap bencana yang mengancam atau dosa yang berlangsung terus.

Duhai Tuhanku, aku bermohon padaMu dengan keagungan yang diminta hambaMu dari kemuliaan nama-nama dan keindahan pujianMu dan dari para pengharap yang istimewa. Sudilah Engkau mencurahkan rakhmatMu kepada Muhammad dan keluarganya. Dan agar Kau jadikan bulan ini seagung-agungnya Ramadhan, yang telah berlalu dari kami sejak Engkau turunkan ke dunia, sebagai berkah dalam menjaga agama, jiwa dan segala kebutuhanku. Juga berkatilah aku dalam semua persoalan, sempurnakanlah pemberian nikmatMu, palingkanlah aku dari keburukan dan hiasi aku dengan busana kesucian di bulan ini.

Demikian pula, dengan rakhmatMu golongkanlah aku ke dalam orang-orang yang mendapatkan (keutamaan) malam al-Qadar. Malam yang telah Kau tetapkan lebih baik dari seribu bulan dalam keagungan ganjaran, kemuliaan perbendaharaan, keindahan syukur, panjang umur, dan kemudahannya yang berlanjut.

Oh Tuhanku, aku bermohon dengan perantaraan rakhmat, kebaikan, ampunan, karunia, keluhuran, kebaikan, dan pemberianMu. Janganlah Engkau jadikan Ramadhan ini sebagai kesempatan terakhirku. Sudilah Engkau mengantar aku hingga Ramadhan berikutnya dalam keadaan yang paling baik. Perlihatkan aku hilal Ramadhan berikutnya, bersama orang-orang yang melihat keleluasaan rakhmatMu. Dan limpahkanlah anugerahMu, wahai Tuhanku. Tiada ada Tuhan selain Allah.

Semoga perpisahanku dengan bulan Ramadhan ini bukanlah perpisahan untuk selamanya dan bukan pula akhir pertemuanku. Sehingga aku dapat kembali bertemu pada tahun mendatang dalam keadaan penuh keluasan rezaki dan keutamaan harapan. Kini aku berada di hadapanMu dengan penuh kesetiaan. Sesungguhnya Engkay Maha Mendengar segala doa. Ya Allah, dengarkanlah pengaduanku ini. Perhatikanlah rintihan, kerendahan, kepapaan dan penyerahan diriku ini.

Aku berserah diri padaMu, Tuhanku. Aku tidak mengharapkan kemenangan, ampunan, kemuliaan, dan penyampaian (kepada cita-citaku) kecuali padaMu. Anugerahilah aku keagungan pujianMu, kesucian nama-namaMu, dan kesampaianku kepada Ramadhan berikutnya dalam keadaan terbebas dari semua keburukan, kekhawatiran dan ganjalan. Segala puji untukMu semata, yang telah membantu kami untuk menunaikan puasa dan mendirikan qiyamul lail di bulan Ramadhan ini, hingga malamnya yang terakhir.”

Taqabbalallahu minna waminkum, wakullu ‘aamin wa antum bikhairin.

Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah klta di bulan Ramadhan ini. Amin …

Sabtu, 20 Agustus 2011

Berhala Kayu ‘Amr bin Al-Jamuh

Posted by Haryo-no 05.26, under | No comments

‘Amr bin Al-Jamuh radhiyallahu ‘anhu mempunyai satu penggal kisah kehidupan yang boleh dibilang ‘lucu & menggelikan’, akan tetapi kisah itu juga merupakan kisah yang menjadi titik awal datangnya hidayah Allah kepada beliau, semoga Allah meridhainya. Bagaimanakah kisah ‘lucu’ tersebut?

Silakan ikuti dengan baik dalam tulisan kali ini….
‘Amr bin Al-Jamuh adalah seorang tokoh terpandang lagi terhormat dari Kabilah Bani Salamah. Dia memiliki sebuat berhala Manat yang terbuat dari kayu yang mahal yang dia letakkan di rumahnya. Hal ini sama dengan perbuatan para tokoh musyrikin lainnya pada waktu itu. Yang namanya orang musyrik, pastilah dia menjadikan berhala itu sebagai sesembahan tandingan bagi Allah subhanahu wata’ala. Dia mengangungkan berhala itu dengan pengagungan yang sangat tinggi
Di sisi lain, ternyata telah cukup banyak para pemuda dari Kabilah Bani Salamah yang menerima seruan dakwah Rasulullah dan bahkan ikut pula dalam perjanjian aqobah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.Di antara pemuda-pemuda tersebut adalah Mu’adz ibnu Jabal dan Mu’adz bin ‘Amr, putra dari ‘Amr bin Al-Jamuh.

Dari sinilah kisah itu bermula. Beberapa pemuda Bani Salamah, di antaranya Mu’adz bin Jabal dan Mu’adz bin ‘Amr, berencana untuk mengusili berhala milik ‘Amr itu. Mereka membawa berhala itu dengan sembunyi-sembunyi, jangan sampai ketahuan oleh ‘Amr bin Al-Jamuh, lalu melemparkannya ke sebuah lubang yang berisi kotoran-kotoran manusia (safety tank dalam istilah kita, atau comberan begitu). Berhala itu terjungkir kepalanya ke dalam lubang menjijikkan itu.

Ketika pagi harinya, ‘Amr bin Al-Jamuh kaget setengah mati dan mengumpat, “Celaka kalian, siapa yang telah memusuhi sesembahan kami pada malam ini?” Dengan perasaan jengkel, marah, dan heran, dia pergi mencari berhala kesayangannya itu. Ketika dia mendapatinya dalam lubang tadi, dia sungguh bertambah kaget dan marah. Lalu dia ambil berhala sesembahannya itu, dia cuci dengan bersih, dan tak lupa untuk memberi wewangian yang harum pad berhala itu. Masih dalam suasana hati yang panas, dia berkata, “Demi Allah, kalau aku tahu orang yang melakukan ini padamu, sungguh aku akan menghinakannya!”

Saat malam tiba dan ‘Amr bin Al-Jamuh dipastikan telah tidur oleh para pemuda tadi, mereka pun kembali beraksi sebagaimana aksi mereka yang pertama tadi. Pagi hari berikutnya, ‘Amr pun mendapati hal yang serupa dengan peristiwa tempo hari. Dan dia melakukan hal yang sama terhadap berhalanya itu.

Para pemuda tadi pun tidak merasa bosan mengerjai berhala ‘Amr bin Al-Jamuh, berulang kali selalu demikian. Hingga suatu malam, saking pusingnya ‘Amr terhadap peristiwa aneh yang dialaminya, sebelum tidur, dia menemui berhalanya itu dan membawa pedang miliknya. Lalu pedangnya itu ia gantungkan di leher Manat, sembari berkata, “Wahai Manat, sungguh aku tidak tahu siapa yang telah memperlakukan engkau demikian ini, sebagaimana yang kau lihat sendiri. Bila pada dirimu ada kebaikan, maka pertahankanlah dirimu dari ‘kejahatan’ itu. Ini ku berikan pedang, bela dirimu sendiri” Lalu ia pun pergi tidur.

Setelah malam merayap gelap dan ‘Amr benar-benar telah tidur pulas, para pemuda itu kembali beraksi. Kali ini mereka mengambil pedang yang ada di leher Manat, lalu membawanya keluar rumah dan mengikatnya jadi satu dengan bangkai seekor anjing! Lalu kembali menceburkan berhala itu ke tempat yang sama seperti kemarin.

Pagi datang, matahari memendarkan cahayanya yang terang. Tapi, ‘Amr bin Al-Jamuh dibuat pusing dengan hilangnya Manat lagi. Dicarinya Manat dan dia dapati berhala kayu itu telah jatuh tersungkur bersama bangkai anjing, sedangkan pedangnya telah hilang dari si Manat. Ternyata, ‘Amr tidak mengambil dan mengeluarkan Manat dari comberan itu, bahkan dia membiarkan patung kayu itu di sana.
‘Amr bin Al-jamuh lantas bersyair, “Demi Allah, andaikan engkau memang Tuhan yang benar, tentu engkau tidak akan rela bersama satu ikatan dengan bangkai anjing, terbuang ke dalam sumur (kotoran manusia).”

Maka, berakhirlah cerita kekafiran ‘Amr bin Al-Jamuh. Beliau lantas menyambut agama ‘baru’ ini dengan segenap jiwa dan raganya. ‘Amr menyerahkan diri, anak-anak, serta hartanya di dalam ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Beliau menjadi seorang muslim yang kuat imannya dan benar-benar merasakan manisnya buah keimanan. Kalau dia mengingat peristiwa itu dan berhalanya, ‘Amr selalu menyesali perbuatan syiriknya dahulu dan bersyukur kepada Allah atas pertolongan dan hidayah-Nya yang Dia berikan kepada-Nya.
=============================================================
Sumber bacaan : “Kisah-kisah Berhala Musyrikin” cet. Gema Ilmu Jogjakarta hal.51-53 dan buku “Kisah Kepahlawanan Para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam” cet. Hikmah Anak Sholeh Jogjakarta hal.17-20

copast dari : http://hanif019.wordpress.com/ dengan judul “Kisah Berhala Kayu ‘Amr bin Al-Jamuh”

Minggu, 14 Agustus 2011

Ramadhan dan Al Qur'an

Posted by Haryo-no 05.53, under , | No comments


Turunnya kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan disebutkan pula mengenai diturunkannya Al Qur’an. Bahkan dalam Tafsir Ibnu Katsir dikatakan, Kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada para Nabi lainnya juga pada bulan Ramadhan. Oleh sebab itulah maka kedudukan bulan Ramadhan penting sekali. Dari bulan inilah bermula firman-firman Allah yang mulia ini disampaikan kepada Rasulullah SAW untuk generasi terakhir dari umat manusia. Al Qur’an yang turun berangsur-angsur diturunkan Mekkah dan Medinah memberikan kerangka yang jelas bagi umat manusia bagaimana way of life yang dikehendaki oleh-Nya.
Satu generasi terbaik zaman Rasulullah SAW telah membuktikan dengan berbekal Al Qur’an ini seluruh pencapaian peradaban bisa diwujudkan. Prestasi itu tidak hanya secara individual tercipta manusia-manusia shaleh kelas dunia tetapi juga secara kolektif Al Qur’an telah mencetak generasi baru yang berkiblat kepada pengabdian semata-mata kepada Allah SWT. Generasi umat Islam pertama yang tidak diperhatikan dunia telah melahirkan peradaban selama tujuh abad dan dibanggakan sampai sekarang. Mereka lahir ke pentas peradaban dunia dengan panji-panji Islam yang didasarkan kepada Al Qur’an.

Begitulah Al Qur’an dalam kehidupan ini. Jika terdapat generasi yang bisa membentuk peradaban baru melalui Al Quran yang mulia inilah maka saatnya kita merenungkan bahwa generasi seperti itu telah dijanjikan pula oleh Al Qur’an untuk masa-masa lainnya hingga empat belas abad kemudian. Semuanya bisa dicapai dengan syarat-syarat yang telah ditempuh oleh generasi salafusalih. Rasulullah bersabda:

“Puasa dan Al-Qur`an itu akan memberikan syafa’at kepada hamba di hari kiamat. Puasa akan berkata, ‘Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari makan dan syahwat, maka perkenankanlah aku memberikan syafa’at untuknya.’ Sedangkan Al-Qur`an akan berkata, ‘Ya Rabbi, aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari, maka perkenankanlah aku memberikan syafa’at untuknya.’ Maka Allah Swt. memperkenankan keduanya memberikan syafa’at.” (HR Imam Ahmad dan Ath-Thabrani) Tidak lama lagi, peristiwa turunnya Al Qur’an yakni Nuzulul Al Qur’an akan diperingati. Saatnya kita mengenal lebih jauh mengenai ayat-ayat pertama yang diturunkan kepada umat manusia melalui Rasulullah SAW. Dan juga kewajiban kita berkaitan dengan Al Qur’an.

Empat kewajiban

Dari berbagai kajian ulama, dapat disebutkan disini sedikitnya empat kewajiban kita kepada Al Qur’an. Dalam bulan Ramadhan ini saatnya kita juga bersama-sama memperbaharui sikap kepada Kitab Suci terakhir ini. Pertama, seperti disebutkan dalam Surat Al Baqarah bahwa Al Qur’an adalah Al Huda dan Al Furqan. Pemandu dan Pembeda. Dalam ayat lain seperti surat Al Fath ayat 28 dimana Rasulullah menerima Al Huda dan Dinul Haq. Maka Al Quran merupakan sebuah panduan kehidupan secara individu maupun masyarakat. Tingkat nasional maupun internasional.

Disinilah kita diperintahkan untuk meyakini sedalam-dalamnya bahwa sistem kehidupan yang dibawa Al Qur’an merupakan sesuatu yang haq dan menyelamatkan umat manusia. Seluruh petunjuk Al Qur’an merupakan kerangka kesuksesan kehidupan di dunia dan akhirat. Ambil saja sebuah surat seperti Al Alaq ayat satu Iqro (Bacalah) maka tersurat dan tersirat kewajiban kita untuk menuntut ilmu setiap hari tanpa henti dari sejak lahir sampai liang kubur. Kedua, karena adanya keyakinan itulah Al Qur’an dijadikan sebagai hiasan dalam kehidupannya. Kemanapun dia pergi baik dalam kepentingan individu, keluarga dan komunitas Al Qur’an dijadikan sebagai sandaran utamanya. Al Qur’an menjadi perhatian kita setiap hari apalagi di bulan Ramadhan baik dengan cara mendengarkannya sesering mungkin, dibandingkan mendengar lagu-lagu pop; membacanya secara sungguh-sungguh, selembar demi selembar. Dan tentu saja kecintaan dan keyakinan itu akan mendorong kesungguhan dalam menambah khasanah bacaan Al Qur’an.“Dan apabila dibacakan Al Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (QS Al-A’raf: 204).Kita dianjurkan untuk tadarus Al Quran secara rutin Dikisahkan bahwa Umar bin Abdul Aziz apabila disibukkan oleh urusan kaum Muslimin, beliau mengambil Al-Qur`an dan membacanya walaupun hanya dua atau tiga ayat. Beliau berkata, “Agar saya tidak termasuk mereka yang menjadikan Al-Qur`an sebagai sesuatu yang ditinggalkan.” Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah, maka ia memperoleh satu kebaikan, dan satu kebaikan berlipat sepuluh kali. Aku tidak katakan alif lam mim itu satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf” (HRTirmidzi).

Ketiga, . “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran” (QS Shaad: 29).Ali bin Abi Thalib Ra. berkata, “Ketahuilah tidak ada kebaikan dalam ibadah kecuali dengan ilmu, tidak ada kebaikan dalam ilmu kecuali dengan pemahaman, dan tidak ada kebaikan dalam membaca Al-Qur`an kecuali dengan tadabbur.”Oleh sebab itulah kewajiban kita adalah menghayati Al Qur’an. Menyerap semua hikmah dalam Al Qur’an adalah kewajiban kita. Menyelamati dan merenungkan ayat-ayat Al Qur’an serta menghayati kebesaran Allah SWT dengan firman-firmannya seyogyanya menjadi keseharian kita. Terakhir, sesuatu yang wajar apabila kita memiliki keyakinan kepada Al Qur’an sebagai sumber keberhasilan hidup ini, maka dorongan untuk mengamalkannya menjadi alamiah. Artinya dalam diri tidak ada paksaan karena meyakini dengan jalan inilah keselamatan dan kesuksesan hidupnya dapat diraih.Allah berfirman dalam surat Al An’am:155. “Dan Al Qur’an itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat” (QS Al-An’am: 155).

Penutup Rasulullah menyatakan orang yang jenius adalah orang yang mempersiapkan dirinya untuk kehidupan hari akhir, kehidupan yang abadi. Wal akhirati khairul minal uula. Kehidupan hari akhir lebih baik dari kehidupan dunia. Al Qur’an yang diturunkan pada bulan Ramadhan ini adalah panduan kesuksesan mempersiapkan kehidupan di hari akhirat. Jadi mereka yang membaca, mengkaji, menghayati dan mengamalkanya tergolong orang dan umat jenius.Wallahu a’lam bishshawab. (dari berbagai sumber)

Kamis, 11 Agustus 2011

Jenis Kurma Yang Populer

Posted by Haryo-no 17.17, under | No comments


Didunia ini ratusan jenis kurma, Di Arab Saudi ada sekitar 400 jenis, belum lagi di Tunisia, Irak, Iran, Mesir dan California dan tempat lainnya. Berikut kurma yang terkenal dan banyak diminati oleh para pemburu kurma diseluruh dunia,

1. Kurma Nabi (Kurma Ajwah) :
Hanya tumbuh di tanah Madinah (Saudi Arabia) dan inilah kurma pavorit Nabi Muhammad SAW, warna hitam, tekstur lembut, tidak manis dan cita rasanya hampir mirip kismis.

2. Kurma Sekki :
Ada dua warna, atas kekuning-kuningan sedang bawah kecoklatan, bagian yang kuning lebih keras, yang cokelat lebih empuk serta kenyal, rasanya manis sedang.

3. Kurma Barhi :
Warna coklat cerah, manis sedang, tekstur lembut seperti durian, ada sedikit rasa caramel

4. Kurma Kholas :
Warna cokelat terang keemasan mirip kurma barhi, hanya saja ada citarasa coffee caramel, tekstur empuk rasa manis sedang.

5. Kurma Khidri :
Warna maron gelap lebih kering, kenyal, tidak terlalu manis paling banyak diproduksi, biasa digunakan bahan dasar olahan kurma, mulai dari kurma isi almond, orange, hingga campuran cokelat.

6. Kurma Mactoumi :
Warna sedikit hitam kemerahan , permukaan agak keriput, kenyal, rasa manis,

7. Kurma Sokari :
Tekstur kenyal lembut tapi ada juga jenis yang keras, paling disukai di Arab Saudi, sedikit kering dan manis.

8. Kurma Silaj :
Warna cokelat kemerahan bentuk lonjong, tekstur lembut rasa manis sedang

9. Kurma Majol :
Warna cokelat sangat manis lembut dan kenyal

10. Kurma Monief :
Warna cokelat terang, tidak begitu besar, manis sedang dan tekstur lembut

Rabu, 10 Agustus 2011

Manfaat Buah Kurma Menurut Sudut Pandang Medis Modern

Posted by Haryo-no 00.09, under | No comments



Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma ditinjau dari sudut pandang medis modern yang sekaligus menguatkan khabar Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah tentang khasiat dan keutamaan kurma.

[1]. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.

Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya.[1]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini” [Maryam : 25-26]

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah” [2]

Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dippompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh” [3]

Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur Kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan, bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan). Kadar besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.

[2]. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya [4]. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran.

Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.

[3]. Memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya. [5]

[4]. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

[5]. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.

[6]. Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari ganguan jin.

[7]. Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.

[8]. Buah kurma dapat mencegah stroke

[9]. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.

[10]. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.

[11] Kurma adalah buah, makanan, obat, minuman sekaligus gula-gula. [6]


[Disalin dengan sedikit penyesuaian dari buku Kupas Tuntas Khasiat Kurma Berdasarkan Al-Qur’an Al-Karim, As-Sunnah Ash-Shahihah dan Tinjauan Medis Modern, Penulis Zaki Rahmawan, Pengantar Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Media Tarbiyah – Bogor, Cetakan Pertama, Dzul Hijjah 1426H]
__________
Foote Note
[1]. Perkataan Dokter Muhammad Kamal Abdul Aziz dalam kitabnya Al-Ath’imah Al-Qur’aniyyah. Dicantumkan oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[2]. Tafsir Ibni Katsir (V/168), Tahqiq : Hani Al-Haj, cet. Al-Maktabah At-Tauqifiyah, Mesir.
[3]. Dinukil oleh Syaikh Salim bin Id Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[4]. Catatan kaki yang terdapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[5]. Catatan kaki yang tedapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H
[6]. Ath-Thibb An-Nabawy (hal. 292) oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, th. 1418H.


Senin, 08 Agustus 2011

Cegah Bau Mulut Saat Puasa

Posted by Haryo-no 18.38, under , | No comments


Bau mulut merupakan masalah yang kerap timbul sehingga membuat kepercayaan diri menurun. Kondisi tersebut sering terjadi pada saat berpuasa

Bau mulut tersebut terjadi karna berkurangnya air liur, sehingga muncul bau yang tidak sedap. Penyebabnya adalah karena banyak bakteri bersarang di mulut Anda. Ini akibat dari mulut yang dibiarkan kering selama berjam-jam.

Sebenarnya bau mulut saat menjalankan puasa tak perlu dirisaukan. Seperti dikutip dari holisticcare-dentalclinic, berikut beberapa trik sederhana untuk mencegah bau mulut selama puasa :

Jaga kesehatan gigi dan mulut

Menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menggosok gigi dan lidah secara benar. Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi. Jika menggunakan cairan kumur, jangan memakai cairan dengan kandungan alkohol di atas 25 persen karena memicu risiko kanker rongga mulut.

Hindari rokok dan alkohol

Kurangi rokok dan alkohol, karena berefek memperburuk status kebersihan mulut yang memicu terjadinya gingivitis dan periodontitis. Alkohol mengurangi produksi air liur yang akan memperparah bau mulut.

Konsumsi buah

Perbanyak konsumsi buah-buahan pengusir bau mulut seperti apel, bengkuang dan wortel. Teh hijau mengandung bahan aktif catechin yang dapat menghilangkan plak, menurunkan kadar gula, dan membunuh bakteri penyebab bau mulut. Minumlah 2-5 cangkir teh hijau sehari.

Banyak minum air putih

Perbanyak konsumsi air putih minimal satu liter atau delapan gelas sehari selama berbuka hingga sahur. Ini untuk menjaga keseimbangan air dalam tubuh.

Konsumsi yogurt

Asup makanan probiotik seperti yogurt yang memelihara pencernaan dan menghambat bau mulut

Kamis, 30 Juni 2011

Sudah Optimalkah Peran Wali Santri ?

Posted by Haryo-no 04.31, under | No comments

( Oleh M.Helmi Hariadi, Kabid.Litbang & Data Badko TKA-TPA Rayon Gondokusuman, Staff pengajar TKA-TPA Ukhuwah Islamiyah Demangan-Yogyakarta )


Pertanyaan ini adalah jawaban dari semua pertanyaan sebagian besar pengurus TKA-TPA. Sebagai salah satu unsur utama pembangun TKA-TPA disamping Penanggungjawab, Pengajar, Pengurus, dan Santri, peran wali santri ternyata sangat diperlukan terutama dalam memberikan semangat kepada para santri untuk lebih giat lagi belajar mengaji. Tetapi untuk di kota-kota besar, sepertinya peran wali santri untuk mendukung gerakan TKA-TPA sudah mulai luntur.

Sebagai panutan para santri diluar TKA-TPA, semestinya para wali santri memberikan dukungan terhadap gerakan TKA-TPA. Kalau hanya mengandalkan peran ustadz/ah yang notabenenya hanya bertemu sekitar satu setengah jam perhari dan hanya sekitar 3 hari dalam seminggu, tujuan untuk mencetak generasi Qur'ani tentunya sangat sulit untuk diwujudkan. Suatu tujuan besar sangat kecil kemungkinannya membutuhkan waktu yang samgat singkat, untuk itu peran wali santri juga harus lebih dibandingkan dengan peranan ustadz/ah.

Bagaimana kalau wali santrinya tidak bisa ilmu agama ? Untuk wali santri yang memiliki masalah seperti ini tidak perlu bingung-bingung, para wali santri tinggal memberikan nasihat yang baik kepada putra-putrinya agar menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, Karena dengan sungguh-sungguh, insyAllah kemudahan dalam hal belajar dapat dicapai. Jika waktunya bukan jam kegiatan TKA-TPA, wali santri juga bisa mengingatkan untuk mengulang pelajaran yang diperoleh agar tidak hilang dari ingatan para santri.

Begitu pula untuk wali santri yang memiliki sedikit waktu untuk mengurus putra-putrinya, bisa juga dilakukan cara-cara seperti diatas, yang terpenting adalah kita mencoba untuk memberikan keteladan yang baik dihadapan para santri, maka lama-kelamaan santri juga akan memahami sendiri peran dan tanggungjawab mereka sendiri. Sehingga Gerakan Baca, Tulis, Penghayatan, Pemahaman, dan Pengamalan Al-Qur'an dapat berjalan dengan baik.

Semoga Rahmat Allah selalu menghiasi seluruh keluarga besar TKA-TPA, agar bisa memberikan yang terbaik untuk Agama, Bangsa, dan Negara.

" Mars TKA TPA "

Posted by Haryo-no 04.21, under | 1 comment

"Mars TKA / TPA"

Gema Tulis Baca Al-Qur'an Membahana
Gegap Gempita di Penjuru Nusantara
di Ufuk Timur Fajar Terang nan Berseri
Seiring Tegaknya Generasi Qur'ani

Berbahagialah Insan yang Beriman
Kedudukan Tinggi di Hadapan Allah
Putra-Putri Islam Bangkitlah Serentak
Membina Pribadi Insan nan Islami

Tegak Berdiri Santri TKA-TPA
Rajin Mengaji Mengamalkan Qur'an Suci
Berbakti Pada Allah serta Ibu Bapak
Berbudi Luhur Menjunjung Martabat bangsa


Hymne TKA - TPA


Sejak kecil kami baca Al qur'an pedoman kami

Agar terang jiwa raga selamat dunia akherat

Ya Allah curahkanlah rahmatmu kepada kami,

jadikanlah Qur'an suci jalan terang hidup kami

Tekad kami putra putri santri TKA / TPA

pegang teguh qur'an suci mengharap ridho ilahi

Jumat, 24 Juni 2011

Tepuk Wudhu

Posted by Haryo-no 22.50, under | No comments

Mengajarkan cara berwudhu kepada anak-anak harus dimulai sejak dini, tentu saja cara berwudhu yang sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah. Tidak asing bagi para ustadz dan ustadzah mengajarkan sesuatu dengan permainan dan tepuk, untuk mempermudah penyampaian dan mudah diingat oleh anak anak.Nah kali ini TPA Al Mubarok memposting tepuk wudhu, semoga bermanfaat

Tepuk Wudhu ( Nada : Siapa suka hati )

Tepuk wudhu, ( xxx )

Baca bismillah lalu cuci tangan ( xxx )

Kumur-kumur, cuci hidung, cuci muka ( xxx )

Tangan sampai ke siku, kepala dan telinga

Tak lupa cuci kaki, lalu do’a,,,



Nah, mudah kan

Selasa, 21 Juni 2011

Tepuk Rukun Islam

Posted by Haryo-no 19.55, under | No comments


Islam dibangun di atas lima dasar, yang lebih dikenal dengan Rukun Islam. Ibarat sebuah rumah, Rukun Islam merupakan tiang-tiang atau penyangga bangunan keislaman seseorang. Semakin kuat tiang penyangga, maka bangunan juga akan semakin kuat, tidak akan goyah diterpa badai maupun goncangan. Demikian juga apabila kita mampu menegakkan Rukun Islam, maka keislaman kita akan semakin kuat. “Sesungguhnya Islam itu dibangun atas lima perkara: bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji ke Baitullah dan puasa di bulan Ramadhan” (HR. Bukhari Muslim).
Nah kali ini TPA Al Mubarok, ingin berbagi ilmu tentang bagaimana cara menyampaikan tentang Rukun Islam kepada santri TPA, yaitu dengan tepuk.. langsung aja ya

Tepuk Rukun Islam xxx
Pertama membaca dua syahadat xxx
Kedua lalu mengerjakan sholat xxx
Ketiga berpuasa keempat bayar zakat
Kelima pergi haji naik pesawat..wus.wus.wus

Jumat, 17 Juni 2011

Jejak Islam di Andalusia

Posted by Haryo-no 21.11, under , | No comments

“Wahai saudara-saudaraku, lautan ada di belakang kalian, musuh ada di depan kalian, ke manakah kalian akan lari?, Demi Allah, yang kalian miliki hanyalah kejujuran dan kesabaran. Ketahuilah bahwa di pulau ini kalian lebih terlantar dari pada anak yatim yang ada di lingkungan orang-orang hina. Musuh kalian telah menyambut dengan pasukan dan senjata mereka. Kekuatan mereka sangat besar, sementara kalian tanpa perlindungan selain pedang-pedang kalian, tanpa kekuatan selain dari barang-barang yang kalian rampas dari tangan musuh kalian. Seandainya pada hari-hari ini kalian masih tetap sengsara seperti ini, tanpa adanya perubahan yang berarti, niscaya nama baik kalian akan hilang, rasa gentar yang ada pada hati musuh akan berganti menjadi berani kepada kalian. Oleh karena itu, pertahankanlah jiwa kalian.”Kalimat tersebut diucapkan setelah kapal yang digunakan menyeberangi selat, sehingga satu-satunya pilihan bagi 7000 pasukan Islam saat itu hanyalah menghadapi 100.000 pasukan Visigoth guna menaklukkan negeri Andalusia, atau syahid disana. Pidato terkenal ini dikobarkan oleh seorang panglima perang yang tercatat dengan tinta emas dalam sejarah penyebaran Islam: Thariq bin Ziyad.

Thariq bin Ziyad
Nama lengkapnya adalah Thariq bin Ziyad bin Abdullah bin Walgho bin Walfajun bin Niber Ghasin bin Walhas bin Yathufat bin Nafzau. Beliau merupakan putra suku Ash-Shadaf, suku Barbar, penduduk asli daerah Al-Atlas, Afrika Utara. Ia lahir sekitar tahun 50 Hijriah. Ia ahli menunggang kuda, menggunakan senjata, dan ilmu bela diri. Beliau adalah salah seorang Panglima Perang Islam pada masa pemerintahan Khalifah Walid bin Abdul Malik atau al-Walid I (705-715 M) dari bani Umayah.

Pada bulan Rajab 97 H atau Juli 711 M, beliau mendapat perintah dari Gubernur Afrika Utara, Musa bin Nusair untuk mengadakan penyerangan ke semenanjung Andalusia (Semenanjung Iberia yang sekarang meliputi negara Spanyol dan Portugis). Bersama 7.000 pasukan yang dipimpinnya, Thariq bin Ziyad menyeberangi selat Gibraltar (berasal dari kata “Jabal Thariq” yang berarti “Gunung Thariq”) menuju Andalusia.

Setelah armada tempur lautnya mendarat di pantai karang, beliau berdiri di atas bukit karang dan berpidato. Beliau memerintahkan anak buahnya untuk membakar kapal-kapal yang membawa seluruh awak pasukannya. Kecuali kapal-kapal kecil yang diminta pulang untuk meminta bantuan kepada khalifah[citation needed, lihat footnote]. Beliau mengatakan, “Kita datang ke sini tidak untuk kembali. Kita hanya punya dua pilihan, menaklukkan negeri ini dan menetap di sini serta mengembangkan Islam, atau kita semua binasa (syahid).”

Karuan saja pidato ini membakar semangat jihad pasukannya. Mereka segera menyusun kekuatan untuk menggempur pasukan kerajaan Visigoth, Spanyol, di bawah pimpinan Raja Roderick. Atas pertolongan Allah swt, 100.000 pasukan Raja Roderick tumbang di tangan pasukan muslim. Raja Roderick pun menemui ajal di medan pertempuran ini.

Dimulainya penyebaran Islam di Eropa Barat
Dalam kitab Tarikh al-Andalus, disebutkan bahwa sebelum meraih keberhasilan ini, Thariq telah mendapatkan firasat bahwa ia pernah bermimpi melihat Rasulullah saw bersama keempat khulafa’ al-rasyidin berjalan di atas air hingga menjumpainya, lalu Rasulullah saw. memberi tahukan kabar gembira bahwa ia akan berhasil menaklukkan Andalusia. Kemudian Rasulullah saw. menyuruhnya untuk selalu bersama kaum muslimin dan menepati janji.

Setelah meraih kemenangan ini, Thariq menulis surat ke Musa, mempersembahkan kemenangan kaum muslimin ini. Dalam suratnya itu ia menulis:

“Saya telah menjalankan perintah anda. Allah telah memudahkan kami memasuki negeri Andalusia.”

Setahun kemudian, Musa bin Nusair bertolak membawa 10.000 pasukan menyusul Thariq. Sejak saat itu, satu demi satu kota-kota di Andalusia berhasil diduduki tentara Thariq dan Musa; Toledo, Elvira, Granada, Cordoba dan Malaga. Lalu dilanjutkan Zaragoza, Aragon, Leon, Asturia, dan Galicia. Dan penyebaran Islam ke Eropa pun dimulai dari Andalusia.

Pasukan Musa dan pasukan Thariq bertemu di Toledo. Keduanya bergabung untuk menaklukkan Ecija. Setelah itu mereka bergerak menuju wilayah Pyrenies, Perancis. Hanya dalam waktu 2 tahun, seluruh daratan Spanyol berhasil dikuasai. Beberapa tahun kemudian Portugis mereka taklukkan dan mereka ganti namanya dengan Al-Gharb (Barat).

Sungguh itu keberhasilan yang luar biasa. Musa bin Nusair dan Thariq bin Ziyad berencana membawa pasukannya terus ke utara untuk menaklukkan seluruh Eropa. Sebab, waktu itu tidak ada kekuatan dari mana pun yang bisa menghadap mereka. Namun, niat itu tidak tereaslisasi karena Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik memanggil mereka berdua pulang ke Damaskus. Thariq pulang terlebih dahulu sementara Musa bin Nusair menyusun pemerintahan baru di Spanyol.

Setelah bertemu Khalifah, Thariq bin Ziyad ditakdirkan Allah swt. tidak kembali ke Eropa. Ia sakit dan menghembuskan nafas. Thariq bin Ziyad telah menorehkan namanya di lembar sejarah sebagai putra asli Afrika Utara muslim yang menaklukkan daratan Eropa.

Wilayah Al-Andalus (abad 7 hingga 10)

Sejarawan Barat beraliran konservatif, W. Montgomery Watt dalam bukunya Sejarah Islam di Spanyol, mencoba meluruskan persepsi keliru para orientalis Barat yang menilai umat Islam sebagai yang suka berperang. Menurutnya,

“Mereka (para orientalis) umumnya mengalami mispersepsi dalam memahami jihad umat Islam. Seolah-olah seorang muslim hanya memberi dua tawaran bagi musuhnya, yaitu antara Islam dan pedang. Padahal, bagi pemeluk agama lain, termasuk ahli kitab, mereka bisa saja tidak masuk Islam meski tetap dilindungi oleh suatu pemerintahan Islam.”

Peperangan dalam Islam adalah untuk menghidupkan manusia bukan untuk memusnahkan. Itu sebabnya, ketika kaum muslimin menang perang dan menguasai wilayah tidak bertujuan menjajahnya. Berbeda dengan ideologi Kapitalisme yang memang tujuan mereka berperang adalah untuk menguasai wilayah dan menjajahnya (baca: menguras seluruh potensi wilayah itu untuk kepentingan bangsanya).

Merah tua: Ekspansi wilayah Islam di zaman Rasulullah, 622-632
Merah muda: Ekspansi wilayah Islam di zaman Khulafaur Rasyidin, 632-661
Oranye: Ekspansi wilayah Islam di zaman Kekhilafahan Bani Umayyah, 661-750

Sejarah Andalusia

Selasa, 31 Mei 2011

Masjid yang dulunya gereja

Posted by Haryo-no 21.03, under | No comments


Masjid Sentral Wembley

Masjid ini terletak di jantung kota Wembley, dekat dengan Wembley Park Station. Daerah ini memiliki komunitas Muslim besar dan banyak toko Muslim yang berada di sekitarnya. Gedung masjid ini sebelumnya juga merupakan bekas gereja. Walau sudah terpasang kubah di puncak menaranya, tapi kekhasan bangunan gereja masih nampak jelas. Dengan demikian, siapa saja yang melihatnya, akan mengetahui bahwa bangunan itu dulunya adalah gereja.
Selian masjid-masjid di atas, sebuah gereja bersejarah di Southend juga sudah dibeli oleh Masjid Jami’ Essex dengan harga 850 ribu pound sterling. Gereja dijual, karena jama’ah berkurang, sehingga kegiatan peribadatan dipusatkan di Bournemouth Park Road. Konseskwensinya, gereja ini sudah tidak beroprasi sejak tahun 2006 lalu. Rancananya gereja akan dijadikan apartemen, tapi gagasan itu ditolak oleh Dewan Southend. Akhirnya, gereja kosong itu dibeli oleh komunitas Muslim yang tinggal di kota itu, yang juga sedang membutuhkan tempat untuk melaksanakan ibadah.
Saat itu jumlah komunitas ini mencapai 250 orang, “gereja bekas” itu merupakan tempat yang sesuai, karena mampu menampung 300 jama’ah. Tidak banyak dilakukan perubahan pada bentuk bangunan yang telah berumur 100 tahun lebih itu, hanya perlu menambah tempat untuk berwudhu dan sebuah menara

Membuat Susu Kedelai

Posted by Haryo-no 00.22, under | No comments

Alhamdulillah Alloh telah menciptakan kedelai, sebuah biji yang mungil namun ranum menjanjikan keuntungan yang tak semungil tubuhnya. Tentu keranumannya hanya akan dipetik oleh yang mau menterampilinya saja. Dan perlu diketahui bahwa kedelai sangat ‘penurut’ untuk dijadikan apa saja yang bermanfaat untuk kepentingan manusia sebagaimana yang terlihat di masyarakat kita. Sebagai misal, untuk dijadikan susu kedelai.

Dengan resep berikut anda dapat mencobanya.



Bahan-bahan :

1. Kacang Kedelai – 1 kg
2. Gula pasir – sesuai selera
3. Garam – secukupnya
4. Daun Pandan – dua helai

Peralatan :

1. Blender
2. Kompor
3. Panci
4. Saringan kelapa (kain bersih)

Cara pembuatan :

1. Kedelai dicuci bersih lalu direndam di air bersih selama 6 – 9 jam, kira-kira sampai mengembang dan empuk. Gantilah airnya setiap 3 jam sekali.
2. Setelah itu bilas dengan air bersih sampai bersih.
3. Kemudian direbus sampai matang / agak empuk, lalu tiriskan.
4. Setelah agak dingin lalu diblender dengan perbandingan 8 liter air tiap 1 kg kedelai.
5. Kemudian hasilnya disaring dengan saringan kelapa atau dengan kain yang bersih. Penyaringan dapat dilakukan beberapa kali agar susu yang dihasilkan lebih baik.
6. Hasilnya berupa susu mentah kemudian direbus hingga mendidih sekali saja.
7. Kecilkan api dan biarkan di atas api sampai +- 45 menit. Atau cukup sampai mengeluarkan asap tipis (tidak sampai mendidih).
8. Sebelum mendidih tambahkan gula dan garam sesuai selera, juga masukkan daun pandan untuk penambah aroma.
9. Setelah itu berarti susu kedelai siap dihidangkan. Nikmat disantap hangat-hangat, segar bila sudah didinginkan, lebih menggairahkan bila dimasukkan kulkas pendingin.
10. Susu kedelai bisa divariasikan rasa dan khasiatnya. Misalnya, bila untuk vitalitas dan stamina tubuh bisa ditambahkan madu dan serbuk ginseng saat memasaknya. Bila untuk ibu hamil dan menyusui bisa ditambahkah daun katuk. Begitulah, disesuaikan selera dan kebutuhan.

Minggu, 29 Mei 2011

Kekuatan Sebuah Harapan

Posted by Haryo-no 20.59, under | No comments

Dahulu, ada seorang pengusaha yang cukup berhasil di kota ini. Ketika sang suami jatuh sakit, satu per satu pabrik mereka dijual. Harta mereka terkuras untuk berbagai biaya pengobatan. Hingga mereka harus pindah ke pinggiran kota dan membuka rumah makan sederhana. Sang suami pun telah tiada. Beberapa tahun kemudian, rumah makan itu pun harus berganti rupa menjadi warung makan yang lebih kecil sebelah pasar. Setelah lama tak mendengar kabarnya, kini setiap malam tampak sang istri dibantu oleh anak dan menantunya menggelar tikar berjualan lesehan di alun-alun kota. Cucunya sudah beberapa. Orang-orang pun masih mengenal masa lalunya yang berkelimpahan. Namun, ia tak kehilangan senyumnya yang tegar saat meladeni para pembeli. Wahai ibu, bagaimana kau sedemikian kuat?

“Harapan nak! Jangan kehilangan harapan. Bukankah seorang guru dunia pernah berujar, karena harapanlah seorang ibu menyusui anaknya. Karena harapanlah kita menanam pohon meski kita tahu kita tak kan sempat memetik buahnya yang ranum bertahun-tahun kemudian. Sekali kau kehilangan harapan, kau kehilangan seluruh kekuatanmu untuk menghadapi dunia“.

Kisah Seorang Kuli Batu

Posted by Haryo-no 20.02, under | No comments

Seorang kuli batu telah bekerja berjam-jam untuk menghancurkan sebuah batu yang sangat besar. Begitu kuatnya batu tersebut sehingga ketika palu sang kuli mengenainya, batu itu tak goyah, bahkan tak retak sedikitpun. Dia melakukannya berkali-kali sambil menghitung dalam hati. Pukulan ke 45, 172, 192… Dan tepat pada pukulan ke 201 batu itu pun retak, pecah berkeping-keping. Pertanyaannya, apakah pukulan yg ke 201 yg memecahkan batu tersebut? TIDAK!!! ke 200 pukulan sebelumnya SANGAT memberi andil atas pecahnya batu tersebut. Ke 200 pukulan itulah yang dinamakan PROSES, dan pukulan ke 201 adalah yang dinamakan KESUKSESAN!

Tags

Blog Archive