Jumat, 25 Februari 2011

Panduan Tajwid Praktis

Posted by Haryo-no 23.53, under | No comments


Allah telah memilih bahasa arab sebagai bahasa Al Quran untuk manusia sebagai alat komunikasi antar sesame manusia melalui hambanya yang dipilihnya Muhammad Rasulullah saw.
Selamat dan sejahtera semoga tetap kepada nabi Muhammad saw. Keluarganya, sahabat-sahabatnya dan semua ummat yang mengikuti langkah perjalanan beliau hingga akhir zaman.
Allah berfirman :
1. bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,
2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,
4. yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam[1589],
5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

[1589] Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.
Karena bagi seorang muslim adalah suatu kewajiban untuk menjaga, memeluhara, dan mempelajari Al Quran, sebagai pegangan dan tuntunan hidup untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhiratRasulullah bersabda :
“Menuntut ilmu itu kewajiban bagi setiap muslim”.
Untuk membaca Al Quran dengan benar, teratur, baik dan tertib saya ingin membantu saudara-saudara ku membaca Al Quran dengan tuntunan ilmu tajwid, karena dengan ilmu tajwid setiap orang yang membaca Al Quran akan terhindar dari kesalahan baik dari segi kalimat maupun artinya.
Allah berfirman :
“Dan bacalah Al Quran itu dengan baik dan tertib”.
Rasulullah bersabda :
“Siapa yang ingin berdialog dengan Tuhan nya hendaklah ia membaca Al Quran”.
Rasulullah bersabda :
“Sebaik-baik manusia didunia, adalah orang yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya kepada orang lain”.
Ali Karramallahu wajhahu berkata:
“Siapa yang membaca Al Quran dalam Shalat maka diberi pahala setiap hurufnya 50 derajat, kalau diluar Shalat masih dalam keadaan wudhu diberi pahala 25 derajat, bahkan membacanya tanpa wudhu sekalipun masih diberi pahala 10 derajat untuk setiap hurufnya”.
Aisyah ra yang diriwayatkan oleh imam Bukhari :
“Orang yang membaca Al Quran, sedang Al Quran tidak ada bersamanya, maka dia termasuk golongan orang-orang yang mulia dan baik. Orang yang membaca Al Quran dan dia tertegun-tegun sehingga mendapat kesulitan, maka ia mendapat dua ganjaran”.
Rasulullah saw bersabda yang diriwayatkan oleh Imam Muslim :
“Dari Abi Umamah ra. Saya mendengar Rasulullah saw. Bersabda : Bacalah Al Quran sesungguhnya Al Quran besok pada hari kiamat akan mendatangkan pertolongan bagi yang membacanya”.
Rasulullah saw bersabda :
“Sesungguhnya orang yang kosong dadanya dari pada Al Quran, seperti rumah yang tinggal puing-puingnya yang sepi lagi menakutkan”.
Rasulullah saw :
“Jangan kamu jadikan rumah-rumahmu seperti kuburan, bahwasanya syaitan akan lari terpontang-panting dari suatu rumah yang didalamnya dibacakan Al Quran”.
Membaca Al-Qur’an merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Membaca Al-Qur’an memiliki tata caranya tersendiri. Bagaimana tata membaca huruf-hurufnya, bagaimana melafalkan huruf-hurufnya, bagaimana membedakan satu huruf dengan yang lainnya dalam hukum dan tata cara pelafalannya, kapan bisa berhenti dan kapan terus membaca, dan tata cara lainnya. Ilmu tajwid, merupakan sebuah ilmu yang wajib dipelajari. Kata ulama, fardhu kifayah mempelajari ilmu tajwid. Bahkan tidak bisa sembarangan, harus ada ‘sanadnya’. Tetapi bukan berarti tidak bisa sama sekali belajar mandiri, karena bisa jadi kesulitan mencari guru yang ‘bersanad’.
Buku ringkas pelajaran ilmu tajwid ini mungkin cukup bermanfat sebagai langkah awal mempelajari ilmu tajwid. Bisa juga sebagai catatan kecil bagi mereka yang sudah pernah mempelajarinya jika sewaktu-waktu lupa agar dapat mengingatnya kembali. Bisa juga sebagai bahan memberikan pelajaran tajwid bagi anak-anak atau siapa saja yang ingin mempelajarinya melalui Anda.

Tags

Blog Archive